Sumber: https://www.gate.com/crypto/sell-btc-inr-creditcard
Per tanggal 29 Agustus 2025, harga Bitcoin di India berada di kisaran ₹9.803.459. Dalam beberapa waktu terakhir, Bitcoin menampilkan volatilitas signifikan, terkoreksi dari puncak minggu lalu di ₹10.050.000 ke nilai saat ini. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh perubahan sentimen pasar kripto global dan faktor makroekonomi. Bagi investor baru, sangat penting untuk memahami faktor-faktor yang mendorong fluktuasi harga Bitcoin, di antaranya permintaan pasar, perubahan volume transaksi, serta pengaruh berita kebijakan pada lanskap pasar secara keseluruhan.
Sebagai aset digital utama, pergerakan harga Bitcoin biasanya menjadi acuan bagi seluruh pasar kripto di India. Saat ini, sentimen pasar masih berhati-hati. Investor disarankan terus memantau level support dan resistance utama untuk menyusun strategi beli dan jual yang optimal. Dalam waktu dekat, Bitcoin diperkirakan akan bergerak di rentang ₹9.700.000 hingga ₹10.100.000.
Pada 29 Agustus 2025, Ethereum diperdagangkan di sekitar ₹390.347. Seperti Bitcoin, Ethereum baru-baru ini mengalami penurunan moderat, mengikuti tren pergerakan Bitcoin dengan cukup erat. Selain faktor pasar secara umum, harga Ethereum juga ditentukan oleh peningkatan jaringan dan perkembangan aplikasi smart contract. Contohnya, peluncuran proyek DeFi baru serta meningkatnya aktivitas di ranah NFT dapat mendorong permintaan terhadap Ethereum dan berdampak langsung pada harga.
Bagi investor, memahami roadmap teknologi Ethereum dan perkembangan ekosistemnya sangat penting untuk menilai potensi investasi jangka menengah hingga panjang. Dalam waktu dekat, harga Ethereum diperkirakan akan bergerak di kisaran ₹385.000 hingga ₹400.000. Tetap mengikuti perkembangan pasar serta pembaruan jaringan akan membantu investor memanfaatkan peluang yang muncul di masa depan.
Pasar kripto di India telah tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir, meski ketidakpastian regulasi masih berlangsung. Sikap pemerintah terkait bursa kripto dan aset digital terus berubah, secara langsung memengaruhi sentimen pasar dan kepercayaan investor. Isu kebijakan utama seperti perpajakan, persyaratan anti-pencucian uang, dan standar kepatuhan untuk bursa memberi dampak nyata pada volume transaksi serta volatilitas harga.
Di luar Bitcoin dan Ethereum, beberapa aset kripto utama seperti Ripple (XRP), Litecoin, dan Dogecoin juga aktif di India. Selain fokus pada koin utama, investor sebaiknya memonitor pergerakan altcoin potensial dan menerapkan manajemen risiko secara bijak.
Investor baru dianjurkan menyusun rencana investasi yang terstruktur, melakukan diversifikasi aset, dan terus mengikuti perkembangan pasar serta kebijakan terbaru. Trader jangka pendek dapat memanfaatkan rentang harga untuk peluang beli dan jual secara strategis. Investor jangka panjang sebaiknya memprioritaskan inovasi teknologi serta pertumbuhan ekosistem. Hindari bereaksi berlebihan terhadap fluktuasi harga jangka pendek.